Menjadi Junior Phoenix Developer – Bagian 1

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas cara install Elixir dengan version manager . Pada kesempatan kali ini kita akan coba menelusuri lebih jauh penggunaan bahasa pemrogramman Elixir ini pada dunia programming, khususnya web app programming, dengan framework Phoenix (http://phoenixframework.org/). Bagian 1 dimulai!

Install Phoenix

1. Install HEX Package Manager

Hex adalah package manager yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi Phoenix dan melakukan instalasi package yang diperlukan.

$ mix local.hex

2. Install Phoenix Archive

$ mix archive.install https://github.com/phoenixframework/archives/raw/master/phx_new.ez

3. Install NodeJS (>= 5.0.0)

$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install nodejs
$ sudo apt-get install npm

Sebaiknya install NodeJS dengan version manager, misalnya NVM. Caranya dapat mengikuti artikel GoDaddy ini.

4. Install Database

Secara default Phoenix akan menggunakan Postgresql. Untuk menggunakan dengan database lain, misalnya MySQL maka  ketika generate project baru perlu ditambahkan flag --database mysql.

Asumsi pada komputer telah terinstall database yang diperlukan.

5. Generate New Phoenix Project

$ mix phoenix.new try_phoenix

Ketika menjalankan perintah itu akan ada prompt yang menanyakan apakah kita akan melakukan instalasi dependencies. Ketik Y.

Fetch and install dependencies? [Yn] Y

Lalu jalankan server dengan perintah:

$ mix phoenix.server

Secara default Phoenix akan berjalan pada localhost dengan port 4000 (localhost:4000). Kunjungi http://localhost:4000 untuk melihat welcome screen dari project yang sedang kita buat ini.

Merasa mendapat ilmu baru dan ingin selalu mendapat informasi ilmu baru? Silakan subscribe! (:

Ngomong-ngomong saya sekarang ada di Twitter sebagai @_absyah_.




absyah